Penjualan Chipset Mediatek Meningkat

Mediatek Chipset

Penjualan chipset MediaTek diprediksi semakin meningkat, berkat Google yang baru saja merilis platform Android Things 1.0, sistem operasi (OS) yang dirancang untuk perangkat Internet of Things ( IoT) dalam jumlah yang lebih banyak.

Kerja sama MediaTek dan Google dalam perluasan ekosistem IoT, sejalan dengan kebijakan MediaTek untuk menopang margin kotor perusahaan, dengan menaikkan volume pengapalan SoC non-smartphone.

Untuk mempercepat pengembangan dan produksi perangkat berbasis IoT, Google juga mendukung system-on-modul bersertifikasi dari MediaTek MT8516, NXP i.MX8M, Qualcomm Snapdragon 212, serta Snapdragon 624.

 

Baca juga: Vendor Smartphone China Rajin Produksi,  MediaTek Untung Besar

 

Apa itu Android Things?

Android Things 1.0 diperkenalkan Google dalam agenda Google I/O 2018 awal Mei lalu. Berbeda dengan OS Android yang umum digunakan untuk menjalankan smartphone, Android Things 1.0 akan dipasang di perangkat pintar, seperti speaker pintar, kamera pengawas, pengukur suhu pintar dan lainnya.

Android Things mengizinkan perangkat tersebut untuk bekerja sendiri, alih-alih meminta server untuk mengoperasikan perangkat. Sebab, Android Things lebih pintar untuk mengerjakan tugas yang kompleks di perangkat pintar.

Sebenarnya, Android Things bukanlah produk baru. Android Things hanyalah nama baru dari Brilio yang sebelumnya juga menjalankan beberapa perangkat pintar. Namun agaknya, kinerja Brilio dinilai kurang optimal.

Android Things 1.0 akan mengawali debutnya di beberapa perangkat pintar. Di antaranya speaker LG, iHome, smart display buatan LG, Lenovo, dan JBL yang akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan.

Related Articles