SJ Kay - шаблон joomla Joomla
Berita Terkini

Berita Terkini (72)

Google Luncurkan Program Modal Ventura untuk Kecerdasan Buatan

Google telah meluncurkan program modal ventura baru yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI), menurut laporan Axios, sebagaimana dikutip Techcrunch hari ini.

Google menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Laporan itu menyatakan bahwa prakarsa tersebut akan dipimpin oleh VP Engineering Google Anna Patterson dan melibatkan para insinyur di samping investor ventura yang bekerja untuk unit usaha Alphabet Inc., GV.

Tidak mengejutkan bahwa Google akan menciptakan praktek investasi terkait kecerdasan buatan, terutama mengingat pengumuman CEO Google Sundar Pichai baru-baru ini bahwa Google menjadi "AI first" daripada "mobile first".

Memang, kecerdasan buatan adalah topik yang mengemuka sepanjang konferensi pengembang Google I/O baru-baru ini, di mana perusahaan tersebut memperkenalkan chip unit pengolahan tensor baru (TPU) yang menjanjikan untuk lebih cepat melatih dan menjalankan model AI untuk para periset dan bisnis.

Perusahaan juga mengumumkan bahwa Google Assistant, asisten pribadi virtual perusahaan yang tersedia di perangkat seperti Google Home dan ponsel Pixel, akan segera meningkatkan lebih banyak percakapan.

Juga berpotensi bermain dalam perkembangan baru ini adalah akuisisi baru-baru ini oleh Google terhadap Kaggle, sebuah platform yang menjadi tuan rumah kompetisi data sains dan pembelajaran mesin.

Menurut Axios, Patterson dan perusahaan dilaporkan akan bekerja sama dengan GV. Ukuran pembiayaan berkisar dari US$ 1 juta dan US$ 10 juta untuk memulai, meskipun belum jelas berapa besar komitmen Google terhadap program modal ventura kecerdasan buatan ini.

Arbitrase Putuskan Qualcomm Bayar BlackBerry Rp 12,5 Triliun

Sebuah putusan final dikeluarkan oleh panel arbitrase di mana Qualcomm harus membayar BlackBerry sebesar US$ 940 juta (Rp 12,5 triliun) sebagaimana dikutip Phonearena, Jumat 26 Mei 2017.

Pembayaran itu harus dilakukan sebelum tanggal 31 Mei 2017. Hal itu terjadi pada hari yang sama ketika BlackBerry KEYone baru diluncurkan di AS.

Sebelumnya, bulan lalu dilaporkan bahwa panel arbitrase telah memutuskan BlackBerry menerima sejumlah awal US$ 814,9 juta (Rp 10,8 triliun) dari Qualcomm untuk menyelesaikan perselisihan mengenai royalti.

BlackBerry mengklaim bahwa Qualcomm gagal untuk membatasi jumlah royalti yang dibayarkannya berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak pada tahun 2010.

Saat itu, BlackBerry masih merupakan perusahaan yang relevan di industri smartphone, hanya satu tahun sebelum tergeser dari puncaknya sebagai raja ponsel dunia. Pada saat itu, semua orang mengharapkan penjualan BlackBerry terus meningkat termasuk Qualcomm dan BlackBerry sendiri.

Akibatnya, kedua perusahaan mencapai kesepakatan di mana BlackBerry melakukan pembayaran royalti tetap ke Qualcomm berdasarkan jumlah ponsel yang dijual BlackBerry. Sayangnya, penjualan BlackBerry dihancurkan oleh Apple iPhone dan beragam handset Android.

Saat penjualan BlackBerry ambruk, pembayaran royalti tetap ke Qualcomm menjadi terlalu tinggi berdasarkan jumlah yang lebih rendah, dan melampaui batas royalti Qualcomm, yang dirancang untuk mengurangi biaya penggunaan hak paten penting Qualcomm.

Ketika BlackBerry dan Qualcomm membuat perjanjian awal, mereka memutuskan untuk menggunakan arbitrase yang mengikat untuk menangani setiap perselisihan di antara para pihak. Hal itu menyebabkan keputusan awal dibuat bulan lalu.

 

Pendiri Google Diduga Bikin Pesawat Terbang Terbesar di Dunia

Pendiri Google dan presiden Alphabet Inc. Sergey Brin saat ini diduga membangun pesawat terbang atau drone terbesar di dunia. Pesawat itu diduga dibangun di hanggar raksasa NASA dan akan berukuran hampir 200 meter. "Sergey cukup inovatif dan berpandangan ke depan," kata perancang pesawat terbang Igor Pasternak dalam sebuah wawancara dengan The Guardian yang dikutip Cnet, Sabtu (27/5/2017).

Truk hanya bisa di jalanan yang Anda lewati, kereta haya bisa berjalan di atas rel, dan pesawat membutuhkan bandara. Airships bisa mengantarkan dari titik A ke titik Z tanpa berhenti di antara keduanya," lanjutnya.

Pesawat terbang akan mengirimkan makanan dan pasokan ke daerah-daerah terpencil yang membutuhkan bantuan kemanusiaan, ketika pada saat yang sama memberikan perjalan udara mewah ke keluarga Brin dan teman-teman dekat.

Oracle Memperluas Program Startup Accelerator untuk Inovasi Cloud

Oracle mengumumkan perluasan program Startup Cloud Accelerator program. Inisiatif ini akan terus mendukung inovasi berbasis cloud di seluruh dunia dengan membuka beberapa pusat baru di Bristol, Delhi-NCR, Mumbai, Paris, Sao Paulo, Singapura, dan Tel Aviv.

Dijalankan oleh anggota tim riset dan pengembangan Oracle, program ini menyediakan mentoring selama enam bulan oleh para ahli teknis dan bisnis, teknologi canggih, co-working space, akses ke pelanggan, mitra, dan investor Oracle, serta kredit Oracle Cloud tanpa biaya. Program ini juga menyediakan jaringan startup global yang terus berkembang.

Berakar dari jiwa kewirausahaan, Oracle yakin dengan mendukung penemuan dan kewirausahaan di antara perusahaan baru, mampu memajukan inovasi teknologi.

“Setelah peluncuran yang sukses di Bangalore, India, kami berkomitmen membangun ekosistem yang mendukung untuk para startup di seluruh dunia,” kata Thomas Kurian, President of Product Development, Oracle. “Cloud memungkinkan terciptanya inovasi yang luar biasa di seluruh aspek bisnis dan berbagai industri. Kami ingin mendukung revolusi teknologi yang ditenagai oleh cloud ini.”

Dengan platform cloud yang modern, dioptimalkan untuk kinerja tinggi, I/O yang tinggi, dan ketersediaan yang tinggi, serta layanan cloud yang mendalam, Oracle mendemokratisasi teknologi kelas enterprise untuk mendukung startup. Stack cloud dari Oracle menyediakan pengembang startup dengan membangun block agar mereka dapat segera menggunakannya saat sedang memperluas bisnis mereka. Dengan rekam jejak yang mengglobal, Oracle memberikan lebih dari 50 layanan cloud terintegrasi untuk mendukung perusahaan, baik kecil, menengah, atau pun besar.

Program ini, yang pertama kali diluncurkan di Bangalore pada bulan April 2016, menarik berbagai pendaftar dari ratusan perusahaan, dan banyak peserta yang pernah mengalami kesuksesan.

“Oracle Startup Cloud Accelerator menjadi batu loncatan yang terbaik untuk kami,” kata Aardra Kannan Ambili, Co-founder dan CTO dari Riot Solutions, sebuah startup di bidang pelayanan kesehatan, yang juga menjadi peserta di program pertama ini. “Berkat Oracle, kami menjadi startup yang tumbuh dengan cepat dengan investasi jangka panjang.”

Senior Vice President of Product Development dari Oracle, Reggie Bradford, yang juga berwirausaha, akan memimpin perluasan program ini bersama Group Vice President of Development dari Oracle, Sanket Atal, yang meluncurkan program pertama di India.

“Selama lima hingga 10 tahun ke depan ini akan terjadi inovasi dan pertumbuhan yang akan mendorong ide-ide bisnis yang didorong oleh cloud,” kata Bradford. “Oracle mengerti bahwa startup adalah jantung dari inovasi, dan melalui program ini, kami bertujuan untuk memberikan akses kepada startup menuju sumber daya dan dukungan saat mereka membutuhkannya.”

Oracle Startup Cloud Accelerator terbuka untuk startup teknologi pemula atau yang berbasis teknologi. Pendaftaran dibuka di tahun 2017 di masing-masing tujuh negara hub tersebut. Startup yang tertarik bisa mendaftar untuk menerima lebih banyak informasi di www.oracle.com/startup.

 

Thursday, 08 June 2017 00:00

Xiaomi Redmi 4A Resmi Dibuat di Indonesia

Written by

Xiaomi Redmi 4A Resmi Dibuat di Indonesia

Xiaomi, perusahaan ponsel terkemuka asal Tiongkok, hari ini mengumumkan telah mulai memproduksi perangkat lokal di Indonesia. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Xiaomi terhadap peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Dengan melakukan pemenuhan tingkat komponen lokal, Xiaomi telah memenuhi aturan TKDN yang adalah nilai atau besaran dari tingkat produksi komponen perangkat keras maupun perangkat lunak telah memenuhi standar penjualan smartphone 4G di Indonesia.

Untuk memproduksi perangkat ponselnya di Indonesia, Xiaomi bermitra dengan PT Erajaya Swasembada Tbk, PT Sat Nusapersada Tbk, dan TSM Technologies. Pabrik lokal berlokasi di Batam, yang merupakan bagian dari segitiga ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura sekaligus zona perdagangan bebas yang juga dikenal sebagai kota industri serta pusat transportasi.

Xiaomi mengumumkan ‘Kami Buatan Indonesia’ dalam acara yang diselenggarakan hari ini di Jakarta, dan dihadiri oleh Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Bapak I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, mewakili Menteri Perindustrian Republik Indonesia, dan Ibu Tjahya Widayanti, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan mewakili Menteri Perdagangan Republik Indonesia, H.E. Xie Feng, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia dan Hasan Aula, CEO PT Erajaya Swasembada Tbk.

Xiaomi pertama kali masuk pasar Indonesia pada Agustus 2014 dengan memboyong Redmi 1S, yang mendominasi pasar ponsel dalam negeri dengan performa yang mumpuni namun dengan harga terjangkau. Selanjutnya, Xiaomi juga memperkenalkan beberapa ponsel dan berhasil menjadi pilihan oleh para pengguna ponsel di Indonesia. Xiaomi juga meresmikan pusat layanan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya. Melalui produksi lokal, Xiaomi kembali mempertegas komitmennya di pasar Indonesia, dan menunjukkan bahwa Indonesia merupakan dan akan terus menjadi pasar penting bagi Xiaomi.

Ponsel pintar Xiaomi pertama yang akan di produksi di Indonesia adalah Redmi 4A yang dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 425, dual sim dan didukung jaringan 4G. Berat ponsel pintar ini hanya 131.5g, dilengkapi dengan baterai 3120mAh dan ketahanan waktu selama tujuh hari, yang akan tersedia dengan harga Rp.1,499,000 dijual melalui jaringan toko Erafone dan didistrubusikan oleh PT. Teletama Artha Mandiri (TAM) ke seluruh toko handphonetradisional Indonesia mulai akhir Februari.

Wang Xiang, Senior Vice President, Xiaomi, mengatakan: “Memulai produksi lokal di Indonesia merupakan sebuah bukti akan pentingnya pasar Indonesia bagi Xiaomi, sekaligus menandai komitmen kami untuk terus tumbuh di Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para mitra lokal kami atas kerjasama dan dukungan dalam mewujudkan cita-cita ini. Kami berharap, melalui produksi lokal, kami dapat memegang peranan penting dalam membangun kemampuan negara ini untuk memproduksi perangkat keras maupun lunak untuk produk ponsel pintar. Kami melihat potensi pertumbuhan yang besar di Indonesia, dan ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk turut andil dalam perubahan yang akan mendorong Indonesia ke dalam babak baru dalam industri ponsel pintar.”

Hasan Aula, CEO PT Erajaya Swasembada Tbk, mengatakan: “Merupakan sebuah perjalanan yang luar biasa bagi kami sejak pertama Erajaya menjalin kerjasama dengan Xiaomi pada 2014. Kami sangat gembira melihat kemajuan Xiaomi yang signifikan di Indonesia dan kami akan terus menantikan lebih banyak produk lokal dan membawa produk tersebut kepada masyarakat Indonesia. Saya yakin bahwa masyarakat Indonesia pun pasti tak sabar untuk menunggu produk terbaru Xiaomi lainnya di Indonesia.”

Steven Shi, Head of Southeast Asia, Country Head of Indonesia, Xiaomi mengatakan: "Melalui produksi lokal, kami dapat membawa lebih banyak lagi produk menarik untuk masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen untuk mendayagunakan kemampuan produksi lokal dalam pembuatan ponsel pintar kami sekaligus bekerjasama dengan pengembang perangkat lunak di Indonesia untuk lebih meningkatkan pengalaman pengguna bagi seluruh Mi fans di Indonesia. Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Xiaomi dan kami yakin bahwa konsumen di Indonesia memiliki semangat yang sama dengan kami terkait komitmen Xiaomi dalam memproduksi perangkat di Indonesia".

 

Wednesday, 07 June 2017 00:00

Gmail CEO Telegram Diretas Pemerintah

Written by

Gmail CEO Telegram Diretas Pemerintah

Akun Gmail milik CEO Telegram, Pavel Durov, dikabarkan diretas oleh pemerintah. Kabar tersebut menyebar, setelah Pavel Durov memunculkannya di akun Twitter miliknya.

Meski demikian, Pavel mengaku tidak kaget dengan peretasan yang diduga dilakukan pemerintah tersebut. Pasalnya, dirinya tidak memiliki data yang penting di dalam akun keluaran Google tersebut, seperti dinukil russian reality, Minggu (28/5/2017).

"Google says government-backed attackers may be trying to hack me. I never use Gmail for important stuff, but somehow I am not surprised," tulis Pavel Durov dalam akun @durov.

 

Tuesday, 06 June 2017 00:00

Seleksi Kerja Kini Bisa Dilakukan Robot

Written by

Seleksi Kerja Kini Bisa Dilakukan Robot

Keberadaan robot saat ini memang diharapkan bisa mempermudah berbagai aktivitas manusia. Namun, siapa sangka kecerdasan yang dimiliki robot bisa membuat mereka mengisi sejumlah posisi kerja yang saat ini mungkin belum terpikirkan. Salah satunya sebagai pewawancara dalam merekrut karyawan.

Berbasis sistem Mya yang dikembangkan oleh Al Recruit, di mana sistem ini bisa mengevaluasi resume, jadwal, serta menyambut Anda di hari pertama kerja. Melalui perbincangan, Mya mengatakan bahwa aplikasi melalui komputer atau smartphone memiliki banyak pertanyaan yang biasanya disampaikan saat sesi wawancara kerja.

“Bahkan ketika kandidat tidak mendapatkan pekerjaan, mereka tetap senang mendapat balasan dari semua yang telah mereka kerjakan pada resume mereka,” ungkap Founder Mya System, Eyal Grayevesky, seperti dinukil dari laman CNN.

Dengan adanya sistem ini, para perekrut kerja di perusahaan tidak perlu khawatir. Sebab, mereka membantu para HRD bekerja lebih baik.

“Manusia begitu sangat kritis. HRD yang terlalu berlebihan biasanya karena mereka banyak tugas yang dikerjakan,” ujarnya.

Mya System sendiri diluncurkan pada 2016. Bahkan, sistem ini telah digunakan oleh 500 perusahaan retail, banking, dan di sektor konsultasi. Bahkan tiga perusahaan terbesar di Amerika Serikat pun siap menggunakan pelayanan ini. Sehingga bisa membantu Anda menyeleksi 1.000 kandidat potensial yang sudah menunggu.

Demi Program Anak-Anak, Raspberry Pi Bergabung dengan CoderDojo

Raspberry Pi Foundation dan CoderDojo Foundation melakukan merger perusahaan untuk memberikan kesempatan pada generasi muda mempelajari teknologi. Penggabungan kedua perusahaan telah diketahui melalui regulator Irlandia. "Kedua organisasi akan bekerja sama untuk memajukan tujuan bersama, kami menggunakan aset dan kemampuan masing-masing untuk mendapatkan lebih banyak orang dewasa dan orang muda terlibat dalam gerakan CoderDojo," kata CEO Raspberry Philip Colligan, yang dikutip dari Neowin, Minggu (28/5/2017). "Raspberry Pi Foundation juga akan memberikan dukungan praktis, finansial, dan back-office kepada CoderDojo Foundation," imbuhnya

Dengan demikian, CoderDojo tetap akan menjalankan bisnisnya secara independen dalam mempertahankan produk serta mereknya. Selain itu, CoderDojo juga disebut tak akan hanya menggunakan hardware dan software Raspberry, namun juga platform netral lainnya.

Penggabungan ini berarti bahwa Raspberry Pi Foundation akan menjadi anggota korporat CoderDojo Foundation, yang tampaknya seperti pemegang saham tanpa kepentingan finansial. Selain itu, CEO Raspberry Pi Foundation, Philip Colligan, akan bergabung dengan dewan CoderDojo Foundation sebagai direktur.

Raspberry merupakan perusahaan yang membuat hardware berupa komputer papan tunggal seukuran kartu kredit. Hardware tersebut dapat dijadikan sebagai komputer mini, pemutar media, dan alat elektronik lainnya. Sementara CoderDojo ada perusahaan independen dalam pengembangan program atau software.

Sunday, 04 June 2017 00:00

Android O mempermudah aplikasi dan fitur

Written by

Android O mempermudah pengguna mencari aplikasi dan fitur yang ada di ponsel

Dikutip dari laman Phone Arena, pengaturan di fitur pencarian Android versi terbaru ini menampilkan beberapa hasil yang berkaitan dengan pencarian.

Mengetik "Facebook" misalnya, pengguna akan langsung di bawa ke pengaturan aplikasi tersebut.

Di versi sebelumnya, pengguna ponsel harus masuk ke menu dan membuka aplikasi bila ingin melihat pengaturan.

Pembaruan di pencarian ini diyakini akan mempermudah dan lebih nyamat.

Fitur pencarian itu bisa dipakai di versi beta Android O yang kini sedang diuji coba di ponsel Google Pixel dan Nexus keluaran terbaru.

Google Kembangkan Sistem Operasi Fuchsia, Pengganti Android

Google tengah mengembangkan sistem operasi open source terbaru yang dinamai Fuchsia untuk smartphone dan tablet.

Tidak seperti Android yang menggunakan kernel berbasis Linux, Fuchsia menggunakan kernel yang disebut Magenta.

Sementara beberapa orang berpikir bahwa Fuchsia dipersiapkan untuk menggantikan Android, VP engineering Google Dave Burke memiliki penjelasan tersendiri mengenai hal tersebut.

Menurut Burke, Fuchsia adalah proyek tahap awal yang akan terus "berputar". Bos bagian teknik tersebut menambahkan bahwa Fuchsia independen terhadap Android dan menybutnya sebagai "proyek eksperimental tahap awal".

Jika Anda khawatir bahwa Google mulai mengembangkan penerus Android, kini Anda tidak perlu khawatir lagi untuk saat ini, demikian GSM Arena.

Page 1 of 6

Media Sosial

Salah satu cara memudahkan komunikasi menjadi lebih transparan.

Kontak

Jl. Parahyangan no.18,
Komp. Panghegar Permai I,
Ujung Berung, Bandung 40614
Tel: (022) 92800-446 / (022) 95244-964
WA: 0857-95569337 / 0857-21261437
BBM: 7DF95683 / 7CD59179

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Top
Active Search Results [Social Submit this] HTTP://WWW.SITUS.WEB.ID Essential SSL