SJ Kay - шаблон joomla Joomla
Gumuruh S

Gumuruh S

Lulusan S1 Soft. Engineering, Universiti Utara Malaysia (UUM). Masih aktif sebagai praktisi teknologi dalam Pembuatan Software, Desain Grafis, sekaligus Bahasa Inggris dan juga sedang mendalami bahasa arab di Ma'had Al-Imarat, Bandung.

Friday, 26 May 2017 00:00

Java - 04. Object dan Class

Java - 04. Object dan Class, Java Tutorial FGroupIndonesia

Java ialah pemrograman yang berbasis Object-Oriented. Sehingga ia memiliki beberapa konsep paling pokok yaitu :
- Polymorphism
- Inheritance
- Encapsulation
- Abstraction
- Class
- Object
- Instance
- Method
- Method Parsing

Dalam pembahasan kali ini, kita akan melihat konsep - Class dan juga Object.

 

> Object

Sesuatu yang memiliki perlakuan, dan juga attribut. Contoh misalkan seekor Anjing punya attribut nama lalu jenis, dan perlakuannya ialah menyalak, makan, dan menggerak-gerakkan buntutnya. Nah disebut pula Object karena ia merupakan salah satu penerapan sebuah Class.

 

> Class

Sbuah Class bisa dikatakan sebagai satu blueprint (konsep) yang menjelaskan perlakuan / attribut yg dimiliki oleh Object tadi.

 

 

OBJECT DALAM JAVA

Kali ini marilah kita lihat apa itu Object dalam Java. Jika kita bayangkan dalam dunia sebenarnya, banyak sekali yang disebut object disekitar kita. Mobil, motor, kucing, manusia, dan lainnya. Semua Object ini memiliki attribut dan juga perlakuan (yg dapat dilakukan).

Seperti yg tadi dsbutkan jika kita ambil contoh Kucing, maka attributnya ialah : nama, jenis, warna. Lalu perlakuan (yg bisa dilakukan) ialah : mengeong, menggerakkan buntut, dan juga menggaruk-garuk, berlari. Jika kita bandingkan keadaan ini yaitu Software Object terhadap Object nyata, maka ada karakteristik yg sama. Software Object pun memiliki attribut dan juga aksi perlakuan (yg bisa dilakukan). Dan setiap keterangannya tersimpan di dalam fields sementara aksi perlakuannya nampak dari methods.

Maka dalam pengembangan software, method itu beroperasi dalam internal suatu object dan dari situ pula object mampu berinteraksi satu sama lain.

 


CLASS DALAM JAVA

Sebuah class ialah blueprint yang digunakan pada setiap penciptaan object. Ini contohnya:

public class Kucing {
String jenis;
int umur;
String warna;

void mengeong(){ }

void lapar() { }

void tidur() { }

}  

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa suatu Class itu memili jenis variable :

> Local Variable

Variable ini didefinisikan di dalam method, constructor maupun block tertentu maka kita dapat menyebutnya sebagai Local variable. Variable ini akan musnah dengan sendirinya ketika pemanggilan suatu method usai.

 

> Instance Variable

Variable ini di dalam kelas tetapi diluar method. Inilah yg akan tercipta begitu suatu kelas di inisiasi. Instance variable pula dapat diakses oleh method, constructor maupun block tertentu dalam Class tadi.

 

> Class Variable

Variable ini dideklarasikan di dalam sbuah Class tetapi menggunakan kata static.

 

Sebuah Class dapat memiliki banyak method untuk mengakses berbagai variable. Contoh Coding sebelumnya tidur(), mengeong(), dan lapar() disebut sebagai method. Beberapa contoh dibawah merupakan topik penting yang perlu dibahas keika menggunakan sebuah Class dalam Java.

 

CONSTRUCTOR

Ketika membahas Class, maka sub topik yg terpenting lainnya ialah Constructor. Kenapa? Karena setiap kelas memiliki Constructor. Misalkan kita tidak menuliskan Construktornya maka Java Compiler akan membuatkannya secara otomatis. Setiap kali object baru tercipta, maka minimal satu constructor pula akan terpanggil. Dan memang penamaan Constructor itu sama dengan nama Class nya. Dan catat pula bahwa, sebuah Class dapat memiliki banyak Constructor. Ini dia contohnya:

 

 public class Kucing {

public Kucing(){ }

public Kucing(String nama) { /* constructor ini punya 1 parameter berbeda dgn yg sblmnya. */ }

}  

Java memang sesuai untuk menerapkan Singleton Class, dimana kita hanya dapat membuat 1 buah instance dari Class tersebut.
Catatan : Dari Coding diatas kita memiliki 2 buah constructor. Dan nanti akan dibahas secara detail.

 

MEMBUAT OBJECT

Seperti yg tlah disebutkan sebelumnya bahwa sebuah class ialah blueprint suatu object. Maka suatu object pasti akan tercipta dari sebuah Class. Cirinya, adanya new keyword yang digunakan ketika dalam pemberian nilai.
Disini ada 3 langkah ketika membuat sebuah object :

 

 

> Deklarasi

sebuah variable yg dideklarasikan dengan jenis objectnya.

 

> Instansiasi

Penggunaan 'new' keyword ketika awal pembuatan object.

 

> Inisialisasi

Penggunaan 'new' keyword lalu memanggil constructornya. Sehingga suatu object berhasil terinisialisasi.

Berikut ini contohnya:

 

public class Kucing{
public Kucing(String nama){
/* constructor ini cuma punya 1 parameter yaitu nama. */
System.out.println("Nama yang diberikan ialah : " + nama);

}

public static void main(String [] args) {
/* pernyataan dibawah akan menciptakan object bernama kucingKoe */

Kucing kucingKoe = new Kucing("emas");

}

}

Sehingga jika kita compile dan run Code diatas, maka inilah outputnya : 

 

Nama yang diberikan ialah : emas

 

MENGAKSES INSTANCE VARIABLE DAN METHOD

Dengan menciptakan suatu object maka jelaslah kita dapat mengakses method maupun instance variablenya. Begini caranya : 

 

public class Kucing() {
int umurKucing;

public Kucing(String nama){
/* constructor ini punya 1 parameter, nama */
System.out.println("Nama yg diberikan ialah : " + nama);
}

public void setUmur(int umur){
umurKucing = umur;
}

public int getUmur(){
System.out.println("Umur Kucing ini ialah : " + umurKucing);
return umurKucing;
}

public static void main(String args[]){

/* kita buat objectnya */
Kucing kucingKoe = new Kucing("emas");

/* kita berikan nilai umurnya */
kucingKoe.setUmur(2);

/* dan kita panggil pula method untuk mengetahui berapa umurnya */
kucingKoe.getUmur();

/* dan kita juga bisa mengakses Instance variable nya sprti ini */
System.out.println("Nilai dari variable umurKucing ialah : " + kucingKoe.umurKucing);
}

}

Dan hasilnya jika kita compile lalu run seperti ini:

 

Nama yg diberikan ialah : emas
Umur kucing ini ialah : 2
Nilai dari variable umurKucing ialah : 2

 

PERATURAN DEKLARASI SUATU SOURCE FILE

Nah pada bagian terakhir bab kali ini mari kita perhatikan apa saja peraturannya. Karena dengan ini suatu deklarasi Class, import statement, dan package statement dapat diterapkan dengan baik pada source file.
- Dalam source file hanya ada 1 buah public class.
- Sebuah source file boleh memiliki banyak non-public class.
- Penamaan source file harus sama dengan nama Classnya. Sehingga Kucing.java memiliki penulisan public class Kucing{} di dalamnya.
- Jika Class terletak didalam suatu package. Maka pernyataan package harus disebutkan terlebih dahulu.
- Jika ada import statement, maka harus diletakkan setelah package statement dan sebelum deklarasi Class.
- Import dan Package statement akan mengefek pada seluruh Class yg menggunakannya. Berbeda import pada setiap Class tidak menjadi masalah.

Catat pula bahwa Class itu ada beberapa macam access levelnya, dan jenisnya pula berbeda-beda seperti abstract Class, final Class, dan lainnya. Pembahasan ini akan dilanjutkan disesi lain.

Selain itu pula, dalam Java kita memiliki Inner Class dan Anonymous Class. Sabar ya?

 

JAVA PACKAGE

Bahasa sederhananya ialah package digunakan untuk mengelompokkan Class dan interface tertentu, layaknya folder. Tujuannya untuk mempermudah dalam pengaturannya, karena secara real kasus nyata akan ada banyak Class yg kita miliki untuk menyelesaikan kasus tertentu.

 

IMPORT STATEMENT

Dalam Java, jika suatu nama tertulis lengkap dengan menyertakan nama package pada suatu Class maka Compiler akan mudah untuk mencari dimana source code suatu Class tersebut. Dengan kata lain, penggunaan Import statement akan memudahkan Compiler ketika dibutuhkan. Contohnya berikut ini:

 

import java.io.*;

 

STUDY KASUS SEDERHANA

Mari kita lakukan pembuatan 2 buah Class. Satu Karyawan dan satu lagi KaryawanTest.

Gunakan Code dibawah ini, dan jangan lupa semuanya menggunakan public class ya! Maka saving file pun sesuai Karyawan.java dan KaryawanTest.java.

Setidaknya Karyawan Class memiliki 4 instance variable - nama, umur, posisi, dan gaji. Lalu Class ini pula memiliki satu constructor, yg mampu menerima 1 parameter. Jangan dilebihkan dulu demi kemudahan contoh.

 

import java.io.*;

public class Karyawan {

String nama;
int umur;
String posisi;
double gaji;

/* ini constructor milik Karyawan */
public Karyawan(String nama){
this.nama = nama;
}

/* pemberian umur */
public void setUmur(int umurKaryawan){
this.umur = umurKaryawan;
}

/* pemberian posisi */
public void setPosisi(String jabatan){
this.posisi = jabatan;
}

/* pemberian nilai gaji */
public void setGaji(double brapaPun){
this.gaji = brapaPun;
}

/* mencetak detail suatu karyawan */

public void printKaryawan(){
System.out.println("Nama : " + this.nama);
System.out.println("Umur : " + this.umur);
System.out.println("Posisi : " + this.posisi);
System.out.println("Gaji : " + this.gaji);


}

}

 

Untuk dapat menjalankan Code diatas, maka kita membutuhkan Class lain yg akan membuat Object dari Class Karyawan tadi. Disini kita akan membuat 2 buah instance dari Class Karyawan lalu memanggil method masing-masingnya untuk diberikan nilai berbeda.

Save Code dibawah ke dalam file : KaryawanTest.java

 

import java.io.*;
public class KaryawanTest{

public static void main(String args[]){

/* kita buat 2 buah variable object masing-masing */
Karyawan pekerja1 = new Karyawan("Budiono");

Karyawan pekerja2 = new Karyawan("Alamsyah");

/* lalu menggunakan method pada setiap object tadi */
pekerja1.setUmur(26);
pekerja1.setPosisi("Senior");
pekerja1.setGaji(1000);
pekerja1.printKaryawan();

pekerja2.setUmur(21);
pekerja2.setPosisi("Junior");
pekerja2.setGaji(500);
pekerja2.printKaryawan();



}

}

 

Bisa ditebak outputnya sperti apa? Ya ini dia:

 

Nama : Budiono
Umur : 26
Posisi : Senior
Gaji : 1000.0
Nama : Alamsyah
Umur : 21
Posisi : Junior
Gaji : 500.0

 

Ok, cukup sampai sini dulu, pembahasan berikutnya akan kita lanjutkan tentang Basic Data Type dan juga cara penerapannya.

 

-----

Ayo daftarkan segera menjadi peserta training / kursus Pemprograman Java bersama kami disini.

Pendaftaran Kursus Java Programming FGroupIndonesia.com

Thursday, 18 May 2017 00:00

Penerapan Enum pada VB.net (PART 04)

Penerapan Enum pada VB.net (part 04)

Nilai Default pada sebuah Enum. Pada sebuah Enum tertulis dipernyataan awalnya yang bernilai 0. Sehingga jika diurutkan nilainya bermula dari 0, 1, 2, dan seterusnya. Jika sebuah Enum digunakan pada bagian suatu Class tertentu, maka kita tidak perlu memberikan nilai sesuatu padanya. Biarkan saja default value yg akan didapat secara otomatis.

Module Module1

    Enum Level
        Normal
        Low
        High
    End Enum

    Class Item
        ''' <summary>
        ''' Public enum.
        ''' </summary>
        Public _level As Level
    End Class

    Sub Main()
        ' The default value for an enum is the one equal to 0.
        Dim v As Item = New Item
        Console.WriteLine(v._level.ToString())
    End Sub

End Module

 

Lalu bagian yang penting juga dari Enum ialah Types. Dalam Enum ia dapat diberikan pula sebuah data Type. Seperti integer, Byte, dan lainnya.

Contohnya kali ini kita terapkan beberapa Byte pada Enum. Hal ini berguna ketika sebuah Class sering di-inisialisasi dalam memory. Dan dengan ini pula sebenarnya kita menghemat penggunaan memory berlebih. Empat buat Bytes biasanya menjadi 1 buah Integer.

Module Module1

    Enum Code As Byte
        Small = 0
        Medium = 1
        Large = 2
    End Enum

    Sub Main()
        ' The value is represented in a byte.
        Dim value As Code = Code.Medium
        Console.WriteLine(value)
    End Sub

End Module

 

Kini ialah nilai lain pada Enum. Dalam VB.net sebuah Enum sebenarnya dapat pula menggunakan nilai lain yang tidak berasal dari Enum itu sendiri. Tidak akan ada error, warning, ataupun crash lainnya. Coba perhatikan contoh dibawah.

Module Module1

    Enum PageColor
        None = 0
        Red = 1
        Blue = 2
        Green = 3
    End Enum

    Sub Main()

        ' This value does not exist in the enum type.
        Dim value As PageColor = 4

        ' We can still test an enum against any value.
        If value = 4 Then
            Console.WriteLine("Value is 4")
        End If
    End Sub

End Module

 

Adapun untuk Parse berbeda. Sehingga dalam penerapan Enum akan dibahas pada artikel yang berlainan. 

So, Enum sangat penting untuk dipakai. Terutama ketika ingin menerapkan beberapa konstan tertentu. Dengan beberapa symbolic constant seperti ini maka penerapan dalam variable menjadi lebih mudah. Sekarang pakai Enum ya?

-----

Ayo daftarkan segera menjadi peserta training / kursus Pemprograman VB.net bersama kami disini.

Pendaftaran Kursus Vb.net Programming FGroupIndonesia.com

Thursday, 18 May 2017 00:00

Penerapan Enum pada VB.net (PART 03)

Penerapan Enum pada VB.net (part 03)

Yang mirip dengan Enum ialah Stack. Kapan digunakannya? Ketika kita memiliki HTML Doc dengan tags, maka sebuah Enum ataupun Stack boleh dipakai disini. Bisa juga digunakan ketika ingin menerapkan validitas Opening & Closing tags matching. Stack ini berupa Collection, maka yang dipakai ialah Push, Pop, dan Peek method.

Module Module1

    Enum TagType
        None = 0
        BoldTag = 1
        ItalicsTag = 2
        HyperlinkTag = 3
    End Enum

    Sub Main()
        ' Create a new Stack generic instance.
        Dim stack As New Stack(Of TagType)
        ' Add a BoldTag to it.
        stack.Push(TagType.BoldTag)
        ' Add an ItalicsTag to it.
        stack.Push(TagType.ItalicsTag)
        ' Pop the top element.
        ' ... Then write it to the Console.
        Dim popped As TagType = stack.Pop()
        Console.WriteLine(popped)
        Console.WriteLine(popped.ToString)
    End Sub

End Module

 

-----

Ayo daftarkan segera menjadi peserta training / kursus Pemprograman VB.net bersama kami disini.

Pendaftaran Kursus Vb.net Programming FGroupIndonesia.com

Thursday, 18 May 2017 00:00

Penerapan Enum pada VB.net (PART 02)

Penerapan Enum pada VB.net (part 02)

Kali ini Enum dengan menggunakan ToString. Ketika kita ingin menerapkan nilai String, maka pada sebuah Enum harus disertakan ToString agar dapat digunakan pada Write ataupun WriteLine sub.

Hal ini dikarenakan jika tidak menggunakan ToString maka nilai yg kita dapat hanyalah angka (numeric value) dan bukan itu yg kita inginkan.

Dalam contoh dibawah ini kita menggunakan ToString pada sebuah Enum bernama AnimalType.

Module Module1

    ''' <summary>
    ''' Type of animal.
    ''' </summary>
    Enum AnimalType
        None = 0
        Cat = 1
        Dog = 2
    End Enum

    ''' <summary>
    ''' Type of visibility.
    ''' </summary>
    Enum VisibilityType
        None = 0
        Hidden = 2
        Visible = 4
    End Enum

    Sub Main()
        Dim dog As AnimalType = AnimalType.Dog
        Dim hidden As VisibilityType = VisibilityType.Hidden
        ' Write to the Console with the ToString method.
        Console.WriteLine(dog.ToString)
        Console.WriteLine(hidden.ToString)
    End Sub

End Module


Kita berharap anda menyimak terus kelanjutan artikel tutorial visual basic.net ini agar mudah faham dalam real project.

-----

Ayo daftarkan segera menjadi peserta training / kursus Pemprograman VB.net bersama kami disini.

Pendaftaran Kursus Vb.net Programming FGroupIndonesia.com

Page 2 of 10

Media Sosial

Salah satu cara memudahkan komunikasi menjadi lebih transparan.

Kontak

Jl. Parahyangan no.18,
Komp. Panghegar Permai I,
Ujung Berung, Bandung 40614
Tel: (022) 92800-446 / (022) 95244-964
WA: 0857-95569337 / 0857-21261437
BBM: 7DF95683 / 7CD59179

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Top
Direktori Web Indonesia | Active Search Results [Social Submit this] HTTP://WWW.SITUS.WEB.ID Essential SSL