Teknik Desain Business Card Tutorial (part 1)

Business Card Photoshop

Kalo anda kebagian tugas untuk men-desain sebuah Business Card, rasanya tidak perlu bingung atau kewalahan, karena dengan desain yang simple para pebisnis yang menggunakan kartu ini tidak akan kesulitan menerimanya.

Keutamaan pada Business Card ialah branding – dari warna, jenis tulisan, dan pesan utama yang anda buat ketika men-desainnya. Okay, kali ini dalam tutorial ini kita akan membahasnya secara praktis.

 

BAGIAN MUKA

Apa yang anda lakukan ialah memiliki segudang file images (picture) sebagai kumpulan object yang akan anda sertakan pada Business Card anda kali ini. Logo bisa anda pergunakan, jika sudah punya, lalu gabungkan dengan beberapa penulisan text yang relevan.

1. Buka New File pada photoshop dengan ukuran 85x55mm atau 3.5″x2″ sebagai ukuran umum. Jika ingin diperbesar / diperkecil mudah, yang jelas sekarang pakai dulu itu. Kali ini kita akan pilih ukuran 85x55mm.

business_card_tutorial1

Pastikan Pixelnya 300. Efeknya jika resolusi pixel ini sebesar 300, maka boleh jadi yang tampil dilayar anda cukup besar. Hal ini memberikan detail yang tajam, sehingga nanti jika diprint yang sebenarnya tidak akan ada istilah pecah / loss focus.

2. Pilih foto anda. Tipsnya sebagai berikut:
– Iklan apa yang ingin anda tonjolkan? Pikirkan diri anda ketika akan meberikan kartu ini kepada orang lain yang menerima, apa pesan yang ingin anda sampaikan kepada mereka? Perhatikan point yang menjadi titik utama bahwa memang anda spesialis dibidang tersebut atau setidaknya orang membutuhkan solusi dari yang anda sediakan. Ambil point itu. Kebanyakan orang tidak mau memprint- setiap pointnya satu kartu satu, tetapi ada beberapa sebagian lain yang melakukan hal tersebut dan tidak ada salahnya anda pun begitu.

– Perhatikan logo anda. Apakah anda ingin dengan efek bertindihan / transparent / overlay? Atur space ruang yang memberikan tempat bagi object lain yang mengisi desain tersebut.

Ketika ada pengusaha yang membutuhkan pesan mengenai perbelanjaan, maka object foto yang berkaitan dengan shopping dapat disertakan sebagai salah satu sisi utama yang disertakan pada Business Card tersebut. Zoom in saja, lalu focus pada messagenya.

3. Buka gambar yang akan anda jadikan sebagai object utamanya, lalu bubuhkan pula Logonya jika ada.

business_card_tutorial2

4. Resize foto anda, atur sedemikian rupa sehingga lebih besar dari kartu anda. Saya akan men-crop (memotong) bagian yang ada dalam tutorial ini (dan menjadikannya berwarna hitam & putih plus gradient map. Pakai Saturation blend mode)

business_card_tutorial3

5. Masukkan fotonya ke dalam kartu tadi. Posisikan sesuai yang anda inginkan.

business_card_tutorial4

6. Resize logo anda, jika memang bukan Vector maka tak jadi masalah, atur sampai jelas dalam 100% tidak terjadi pecah pada object tersebut. Zoom jika perlu.

business_card_tutorial5

7. Atur warna sehingga nampak mencolok. Sesuaikan selera anda.

business_card_tutorial6

8. Tambahkan sedikit ruang untuk text lain sebagai motto anda, misalnya untuk kali ini saya bubuhkan “Freelance Creative” text, dengan jenis font yang sesuai meski tidak sama dengan logo utama.

business_card_tutorial7

9. Save As > JPG. Selesai.

business_card_tutorial8

 

Bersambung…

Blog Attachment

Related Articles