virtual printer windows

Menciptakan Virtual Printer pada Windows

Nah pada bagian kali ini, kita akan memberitahukan rahasia terbesar dunia printing tools (biasanya dikuasai oleh XEROX maupun CANON). Untuk proses pengembangan aplikasi seperti mini tools atau yang kita kenal sebagai small utility, kecil ukurannya namun tujuannya jelas digunakan saat percetakan alias printing. Hal ini akan sangat berguna sekali dalam aktifitas sehari-hari saat bekerja. Tetapi itu semua harus melibatkan proses testing terhadap printernya. Maka dengan pembuatan Virtual Printer terlebih dahulu proses testing tentu akan lebih leluasa. Terlebih lagi apabila hasil printing bisa diarahkan menjadi sebuah file sebagai final outputnya. Hal ini sangat membantu proses testing utility lho! Belum nyoba…? Teknik ini diperoleh dari microsoft.com*

Okay, mari kita praktekkan cara pembuatan Virtual Printer ini :

  • Klik Start Menu
  • Control Panel | Devices & Printers
  • Klik Tombol : Add Printers
  • Pilihlah : Add Local Printer
  • Pilihlah : Use an Existing Port | File (Print to File)
  • Lanjut Next, Pilih Merek apapun sebagai Drivernya
  • Beri nama dan klik Do Not Share this printer.
  • Next, dan Finished!

Untuk bisa mengetest cetaknya, cobalah printing dari file PDF atau dokumen biasa yg banyak isinya seperti 100, 200, 300 pages, dst. Dan lihat file outputnya! Selamat ya!

*NB : Silahkan akses step aslinya dari link diatas dalam bentuk PDF untuk mencegah akses link yang expired.

kali linux logo

Mengubah Urutan Boot Options Kali Linux

Saat dual boot sudah berhasil rasakan pada PC / laptop dengan adanya OS Windows & Linux berdampingan hidup rukun. Adakalanya kita perlu melakukan pengaturan urutan boot options. Agar saat timeout 5 detik bisa langsung masuk ke OS Windows yg diinginkan misalnya! Nah di pembahasan kali ini kita ringkas dari sebuah artikel dari itomation.ca*. Kamu penasaran apa saja ya langkah-langkahnya? Yuk telusuri langkahnya lebih lanjut dari sini:

  • Masuklah ke Kali Linux sebagai Root
  • Lalu buka Terminal
  • Ketiklah : sudo nano /etc/default/grub
  • Edit bagian : GRUB_DEFAULT = 0
  • Nomor ‘0’ ini bisa menjadi ‘2’ sebagai urutan Opsi Windows itu berada.
  • Save editing dengan cara tekan : CTRL + O
  • Exit editing dengan cara tekan : CTRL + X
  • Lalu ketik di terminal tadi : sudo update-grub
  • Restart Linux!

*NB : Silahkan akses step aslinya dari link diatas dalam bentuk PDF untuk mencegah akses link yang expired.

windows 7 services mematikan

Percepat Windows dengan Mematikan Services ini.

Memang sudah official dinyatakan bahwa Microsoft tidak lagi memberikan support untuk Ms. Windows versi 7. Tetapi hal itu bukan berarti tidak bisa digunakan lagi… malah masih banyak kampus yang menggunakannya, bahkan teman-teman di underground community pun masih setia menjadi pengguna windows 7 dan tentu saja netizen keumuman lainnya demikian! Anyway, untuk yang ingin melakukan konfigurasi agar speed nya lebih cepat bisa melakukan konfigurasi berikut ini. Hal ini sudah dibahas di hackingloops.com* ya!

windows 7 services
Pilih Listing Services tertentu yang aman untuk dimatikan.
  • Masuk sebagai administrator
  • Klik Run | Services.msc
  • Lalu perhatikan listing berikut ini :
  1. Application Experience
  2. Computer Browser (boleh dimatikan jika tidak menggunakan Internet)
  3. Desktop Windows Manager Session Manager (tampilan akan menjadi klasik)
  4. Diagnostic Policy Service
  5. Distributed Link Tracking Client
  6. IP Helper
  7. Offline Files
  8. Portable Device Enumerator Service
  9. Print Spooler (boleh dimatikan jika tidak menggunakan printer)
  10. Protected Storage
  11. Remote Registry (boleh dimatikan agar mematikan editing registry)
  12. Secondary Logon
  13. Security Center
  14. Server (boleh dimatikan jika tidak menggunakan internet)
  15. Tablet PC Input Service
  16. TCP/IP NetBIOS Helper
  17. Themes (tampilan akan menjadi klasik)
  18. Windows Error Reporting Service
  19. Windows Media Center Service Launcher
  20. Windows Search (boleh dimatikan karena jarang pakai fitur Windows Search)
  • Ubah statusnya menjadi Disable dan Stop seluruhnya.
  • Setelah itu restart PC dan selesai!

Hal diatas sebenarnya bisa dilakukan juga pada Windows 8, dan 10 lho…! Coba saja dan rasakan bedanya!

*NB : Silahkan akses diskusinya dari link diatas dalam bentuk PDF untuk mencegah akses link yang expired.

Dual Boot Windows setelah Instalasi Kali Linux

Pernah mengalami ketika Komputer PC menggunakan Ms. Windows lalu ingin digunakan Dual Boot bersama Kali-Linux ? Nah untuk keadaan yang satu ini terkadang ada saja yang melakukan installasi seperti biasa melalui USB namun menghadapi kendala utamanya yang krusial banget…!

Dual Boot Windows Tidak ditemukan

Ya, beneran! Hal ini kita alami saat sedang melalukan setup di PC lab sebanyak 3 buah workstation seperti ini. Awalnya ada Ms. Windows lalu dilakukan Installasion Kali-Linux via USB, dan hasilnya setelah instalasi selesai lalu booting… Boom…! Windows tidak terlihat!

Boot Options yg seharusnya muncul ada Windows nya.

Nah, beruntung ada diskusi dari manjaro.org* dan stackexchange.com* yang sudah mengalaminya dan rela berbagi tentang solusi masalah ini. Hal yang terpenting ialah kita masuk dulu ke dalam Kali Linux sebagai administrator lalu lakukan setting sedikit. Berikut caranya :

Login dalam Kali Linux sebagai Root lalu :

  • Bukalah Terminal.
  • Ketiklah : sudo nano /etc/default/grub
  • Lakukan editing file itu dengan menambahkan : GRUB_DISABLE_OS_PROBER=false
  • Dan terakhir ketiklah : sudo update-grub

Ok, reboot PC nya selesai Opsi Windows akan terdeksi muncul dan bisa dipakai kembali!

*NB : Silahkan akses diskusinya dari link diatas dalam bentuk PDF untuk mencegah akses link yang expired.