Tembus Pasar Internasional Tanpa Modal Besar

Strategi Jitu Freelance: Tembus Pasar Internasional Tanpa Modal Besar

Di era digital, kamu tidak perlu berada di Silicon Valley untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan top dunia. Bahkan dari kamar kos sederhana, kamu bisa menembus pasar kerja global—asal tahu strategi cerdas dan platform yang tepat.

Tips disini ditulis khusus untuk kamu yang punya skill digital (programming, design, marketing, atau writing) dan ingin menembus proyek luar negeri tanpa harus keluar banyak biaya.


1. Bangun Personal Branding Digital yang Meyakinkan

Klien luar negeri tidak peduli siapa kamu, tapi mereka peduli bagaimana kamu bisa menyelesaikan masalah mereka. Maka langkah awal yang wajib:

  • Buat website pribadi atau landing page portofolio (bisa pakai GitHub Pages, Netlify, Vercel),
  • Profil LinkedIn yang kuat, fokus pada value dan hasil kerja,
  • Showcase hasil kerja di GitHub (untuk developer), Behance (untuk designer), atau Medium (untuk writer).

Pro Tips:

  • Tulis bio dalam bahasa Inggris, singkat dan to the point.
  • Tambahkan testimoni dari klien (bahkan dari proyek lokal atau volunteer).

2. Masuk ke Platform Freelance Internasional yang Dipakai Perusahaan Global

Berikut adalah platform kerja remote terpercaya dan profesional—banyak digunakan oleh perusahaan besar dan startup dunia:

  • 🌍 Toptal (https://www.toptal.com)
    Untuk top 3% developer, designer, dan finance expert. Seleksi ketat, tapi bayarannya besar dan kliennya serius.
  • 🌍 RemoteOK (https://remoteok.com)
    Job board premium untuk kerja remote dari seluruh dunia. Cocok untuk developer, UI/UX, dan growth marketer.
  • 🌍 We Work Remotely (https://weworkremotely.com)
    Banyak posisi full-time atau freelance remote dari perusahaan global. Banyak klien dari US, EU, dan Asia-Pasifik.
  • 🌍 Contra (https://contra.com)
    Alternatif modern untuk freelance profesional. Fee transparan, tampilan clean, dan cocok untuk kreator digital.
  • 🌍 Gun.io (https://www.gun.io)
    Spesifik untuk software engineer freelance. Sistemnya sangat fokus pada matching cepat ke klien startup.

Catatan: Platform seperti Fiverr dan Freelancer mulai ditinggalkan oleh banyak profesional karena perang harga dan terlalu banyak akun spam.


3. Kuasai Cara Menjual Diri Lewat Proposal yang Menarik

Kamu bukan satu-satunya yang melamar. Maka proposal kamu harus:

  • Menyebutkan pain point klien (“I noticed you’re struggling with…”),
  • Memberi solusi singkat yang bisa kamu lakukan,
  • Link ke portofolio/proyek serupa,
  • Tulis dengan tone profesional, hangat, dan tidak template-an.

4. Maksimalkan Media Sosial Profesional

Gunakan media sosial untuk menampilkan kredibilitas, bukan hanya selfie:

  • LinkedIn – Posting insight, hasil kerja, atau komentar berkualitas,
  • Twitter/X – Ikuti akun seperti @levelsio (RemoteOK), @toptal, atau founder startup,
  • GitHub & Dev.to – Publish open-source atau write technical articles.

5. Konsisten Naik Level Skill Secara Mandiri

Kamu tidak perlu bayar bootcamp mahal. Platform belajar yang direkomendasikan oleh developer global:

  • Frontend Masters (materi cutting-edge, meskipun berbayar)
  • CS50 dari Harvard (gratis)
  • The Odin Project (full-stack web dev, gratis)
  • Scrimba (interactive coding, sebagian gratis)
  • Google Career Certificates (khusus untuk UX, IT support, dsb)

Ingat: Dunia digital berubah cepat. Upgrade skill = jaminan relevansi. Itu kudu pakai bahasa inggris lho ya! Catet…! Klo ga bisa bahasa inggris ya udah ikutin kelas kita di FGroupIndonesia aja.


6. Jaga Reputasi: Jangan Asal Ambil Proyek

Freelancer yang sukses bukan yang paling banyak proyek, tapi yang kliennya loyal dan merekomendasikan. Tipsnya:

  • Jaga komunikasi tepat waktu (gunakan Notion atau Trello untuk update tugas),
  • Hindari overpromise. Fokus di satu skill dulu, baru ekspansi,
  • Hati-hati ambil proyek yang mencurigakan, terutama jika diminta kerja duluan tanpa kontrak.

Penutup: Kecil di Sini, Besar di Sana

Kamu tidak harus keluar negeri untuk punya klien dari luar negeri. Yang penting adalah:

  • Pilih platform yang profesional,
  • Bangun branding digital yang terpercaya,
  • Latih komunikasi dan tunjukkan skill real,
  • Dan yang paling penting: konsisten.

Pasar global tidak menunggu orang yang “sempurna”, tapi mereka menunggu orang yang siap dan bisa dipercaya.


Jangan Mau Jadi Korban Desain Coding

Jangan Mau Jadi Korban: Banyak Freelancer Desain & Coding

Zaman sekarang, banyak orang butuh jasa desain grafis, pembuatan website, atau aplikasi. Tapi sayangnya, semakin tinggi kebutuhan, semakin tinggi juga kasus penipuan oleh freelancer bodong. Mulai dari yang hasilnya tidak sesuai harapan, molor tanpa ujung, bahkan hilang setelah dapat DP.

Supaya kamu nggak jadi korban berikutnya, ini dia tips sederhana tapi penting dalam memilih freelancer IT & desain!


🧠 1. Jangan Terkecoh Fast Response Saja

Respons cepat memang penting, tapi jangan langsung percaya. Banyak penipu sengaja tampil rajin di awal, lalu mulai lambat, lalu hilang.

Tips: Perhatikan konsistensi respon + bagaimana mereka menjelaskan proses kerja.
Orang asli biasanya nggak buru-buru minta DP, dan jelas saat ditanya teknis.


📁 2. Wajib Minta Portofolio (Bukan Cuma Ngaku-ngaku)

Penipu sering klaim: “Saya pernah bikin banyak,” tapi gak pernah kasih bukti valid.

Tips:

  • Minta link demo/desain live
  • Tanya: “Proyek ini untuk siapa ya? Ada testimoni nggak?”
  • Lihat apakah style desainnya konsisten atau tempelan Google

📜 3. Gunakan Kontrak atau Minimal Kesepakatan Tertulis

Banyak orang deal cuma lewat chat, tanpa hitam di atas putih.
Ini bikin kamu susah menuntut saat hasilnya zonk.

Tips:
Bikin perjanjian digital via Google Docs atau email. Cantumkan:

  • Durasi pengerjaan
  • Tahapan revisi
  • Sistem pembayaran (bertahap/milestone)

💸 4. Hindari DP Penuh di Awal

Jangan kasih full payment di awal, meski orangnya kelihatan “niat”.

Tips:

  • Pakai sistem milestone (bayar per progress)
  • Atau gunakan platform dengan escrow, seperti Fiverr, Sribulancer, dll
  • Bisa juga pakai rekening bersama (rekber) terpercaya

🕵️ 5. Cek Identitas & Aktivitas Digitalnya

Freelancer asli biasanya punya:

  • Jejak sosial yang jelas (LinkedIn, GitHub, Behance, dsb)
  • Testimoni real (bukan screenshot palsu)
  • Komunikasi profesional (bukan cuma emoji & “iya siap kak”)

Tips:
Coba ajak call/video call singkat, tanya cara kerja dan lihat bagaimana mereka menjelaskan pekerjaan.


Rekrut freelancer itu ibarat investasi — kalau salah pilih, uang & waktu bisa amblas.
Tapi kalau kamu teliti, kamu bisa dapat partner desain atau coding yang benar-benar bisa bantu goals kamu.

Jangan buru-buru. Yang penting jelas, jujur, dan bisa dipercaya.


Freelance Programmer Bodong

Modus Baru Programmer Bodong: Ngebut Awal, Ngilang di Tengah!


Di era digital seperti sekarang, kebutuhan jasa pembuatan aplikasi, website, atau desain semakin tinggi. Sayangnya, di saat yang sama, penipuan berkedok jasa IT juga makin canggih. Salah satu yang paling sering terjadi adalah modus “ngebut di awal, ngilang di tengah”.

🔍 Apa Maksudnya?

Banyak korban yang mengaku sempat terpesona dengan kecepatan dan respons awal dari freelancer/programmer yang mereka temui — entah dari Facebook, grup WhatsApp, atau marketplace kecil.
Namun setelah DP dikirim dan pekerjaan dimulai, komunikasi makin lama makin lambat, hingga akhirnya:

“Maaf ya, saya lagi banyak proyek lain.”
“Laptop saya rusak.”
“Mohon sabar ya, saya lagi sakit.”
… dan akhirnya menghilang tanpa kabar.


⚠️ Kenali Ciri-Ciri Modus Ini

Gejala AwalPenjelasan
Respons super cepat & ramahUntuk bangun kepercayaan awal
Janji hasil cepat & murahBikin korban tergoda ambil keputusan cepat
Chat terus-menerus minta DP, DP, DP, DP teruus!Agar langsung dapat uang tanpa beban
Tidak punya portofolio validCuma ngaku-ngaku pernah kerja
Tidak mau video call/ZoomTakut identitas aslinya ketahuan

💡 Kenapa Banyak yang Ketipu?

  1. Konsumen awam gampang percaya hanya dari chat.
  2. Tidak ada kontrak atau bukti kerja yang jelas.
  3. Tergiur harga murah dan janji “bisa cepat.”
  4. Tidak tahu cara verifikasi skill atau reputasi freelancer.

✅ Cara Menghindarinya

1. Selalu minta portofolio real.

Kalau bisa, verifikasi langsung ke klien sebelumnya (jika memungkinkan).

2. Gunakan sistem milestone.

Bayar bertahap berdasarkan progress, bukan full di awal.

3. Buat kontrak sederhana atau MoU digital.

Tulis kesepakatan harga, deadline, revisi, dan sanksi jika tidak selesai.

4. Gunakan platform freelance yang aman.

Pilih platform dengan sistem escrow atau rekening bersama.

5. Jangan ragu tanya teknis.

Cek apakah dia benar-benar paham atau cuma copy-paste omongan teknis.


✋ Penutup

Kalau kamu ingin membangun aplikasi atau website, pastikan kamu merekrut orang yang benar-benar bisa dipercaya. Jangan cuma karena dia aktif chat dan janji cepat, kamu langsung percaya.

Selalu ingat:

“Kecepatan awal bukan jaminan finish sampai tujuan.”
Lebih baik hati-hati di awal daripada menyesal di akhir.


Teknik Instalasi File Certificate di Linux

Teknik Instalasi File Certificate di Linux

Untuk menginstal sertifikat SSL di VPS (misalnya untuk Nginx atau Apache), kamu perlu menggabungkan atau menyusun urutan file .crt dengan benar, lalu mengarahkannya di konfigurasi web server.

Kamu punya:

  • file_single.crtServer Certificate (utama)
  • DigiCertCA.crtIntermediate Certificate
  • TrustedRoot.crtRoot Certificate

✅ Cara Install SSL Certificate di VPS (misal Nginx/Apache)

🛠️ Langkah 1: Gabungkan File .crt

Gabungkan sertifikat dalam urutan yang benar menjadi satu file .pem atau .crt:

cat file_single.crt DigiCertCA.crt TrustedRoot.crt > fullchain.pem

Urutan penting:

  1. Sertifikat domain kamu (file_single.crt)
  2. Intermediate (DigiCertCA.crt)
  3. Root (TrustedRoot.crt)

🛠️ Langkah 2: Simpan Key & Fullchain

Pastikan kamu juga punya file private key, misalnya private.key


🛠️ Langkah 3: Konfigurasi Web Server

🔹 Untuk Nginx:

server {
  listen 443 ssl;
  server_name domainnya.go.id;

  ssl_certificate /etc/ssl/fullchain.pem;
  ssl_certificate_key /etc/ssl/private.key;

  # Optional: Security settings
  ssl_protocols TLSv1.2 TLSv1.3;
  ssl_ciphers HIGH:!aNULL:!MD5;
}

🔹 Untuk Apache:

biasa di : /opt/lampp/etc/extra/httpd-ssl.conf

<VirtualHost *:443>
  ServerName domainnya.go.id

  SSLEngine on
  SSLCertificateFile /opt/lampp/etc/ssl.cert/file_single.crt
  SSLCertificateKeyFile /opt/lampp/etc/ssl.key/private.key
  SSLCertificateChainFile /opt/lampp/etc/ssl.cert/DigiCertCA.crt
</VirtualHost>

Atau pakai file gabungan fullchain.pem:

SSLCertificateFile /opt/lampp/etc/ssl.cert/fullchain.pem
SSLCertificateKeyFile /opt/lampp/etc/ssl.key/private.key

🛠️ Langkah 4: Restart Web Server

sudo /opt/lampp/lampp restart
sudo systemctl restart nginx

🧪 Cek SSL:


File Key dan Pem Linux

Cara Pakai ‘Key’ & ‘Pem’ File?

Oke kita punya File .key dan .pem yang sangat penting dalam pengelolaan VPS (Virtual Private Server), terutama untuk akses aman via SSH dan SSL/TLS. Berikut penjelasannya secara ringkas dan jelas:


🔐 1. File .key

  • Berisi: Private Key (kunci pribadi)
  • Digunakan untuk:
    • Autentikasi SSH (login ke VPS tanpa password)
    • SSL Certificate (untuk enkripsi HTTPS)
  • Sangat rahasia — jangan dibagikan dipublic!

Contoh Penggunaan:

ssh -i file.key root@192.xxx.xxx.xxx

📄 2. File .pem (Privacy Enhanced Mail)

  • Bisa berisi:
    • Private key, Public key, atau Certificate (tergantung isinya)
  • Digunakan untuk:
    • Login ke VPS (Amazon EC2 pakai .pem untuk SSH)
    • Sertifikat SSL/TLS di web server
  • Format .pem biasanya base64 (bisa dibuka di text editor)

Contoh Penggunaan:

ssh -i file.pem namauser@192.xxx.xxx.xxx

🔄 Perbandingan:

FileIsiDigunakan untukFormat
.keyPrivate keySSH, SSLText
.pemPrivate/Public key/certSSH, SSL/TLS, EC2 loginText

⚠️ Tips Keamanan:

  • Simpan file .key dan .pem di tempat aman, beri permission chmod 400 saat digunakan: chmod 400 filena.pem

Beda halnya kalo niatnya sekarang yaitu mengakses SSH ke VPS di port khusus (misalnya port 212), kamu tinggal tambahkan opsi -p saat menjalankan perintah ssh.

✅ Contoh Lengkap:

ssh -i file.key -p 212 namauser@192.xxx.xxx.xxx

📌 Penjelasan:

  • -i id_rsa.key → untuk menunjuk file private key
  • -p 212 → agar SSH tersambung lewat port 212 (bukan default port 22)
  • namauser@192.xxx.xxx.xxx → login sebagai user ke IP server kamu

Gunakan Reels & TikTok, Pikat Pemilik Usaha Kecil

Gunakan Reels & TikTok, Pikat Pemilik Usaha Kecil

Di era digital saat ini, video pendek bukan hanya untuk hiburan—tapi juga bisa jadi senjata jualan yang luar biasa. Reels Instagram dan TikTok telah menjadi ladang emas bagi banyak orang yang ingin menjangkau calon pembeli dalam waktu singkat. Termasuk kamu, yang ingin menjual sistem kasir atau software grosir ke para pemilik usaha kecil.

Dengan durasi hanya 15–30 detik, kamu bisa menyampaikan value produk, menciptakan rasa penasaran, dan bahkan mendorong orang untuk langsung tanya harga atau minta demo. Dan yang menarik, kamu tak harus jadi influencer besar untuk berhasil!


✅ Kenapa Reels & TikTok Efektif?

  • Pemilik usaha kecil sering scroll video saat istirahat
  • Algoritma Reels & TikTok mendorong konten kamu ke orang yang belum follow
  • Bisa disertai suara tren, teks edukatif, atau testimoni singkat
  • Sifatnya ringan, tidak terasa seperti jualan hard-sell

🎥 Ide Konten Menarik untuk Reels & TikTok:

  1. “Toko tetangga udah pakai ini…”
    • Tampilkan aplikasi sistem grosir sedang digunakan.
    • Tulis caption: “Sistem kasir murah. Bisa cetak struk. Bisa stok otomatis.”
  2. Sebelum & Sesudah Pakai Software
    • Slide 1: Gambar catatan manual yang berantakan.
    • Slide 2: Tampilkan aplikasi mencatat otomatis & cetak struk.
    • Tambah teks: “Yang masih nyatat manual, lihat ini!”
  3. Demo Cetak Struk
    • Perlihatkan saat printer thermal mencetak struk belanja.
    • Tambahkan suara efek cekrek atau lagu viral.
  4. Harga Promo & Bonus
    • Buat desain: “Cuma 945rb langsung dapet software + printer + kertas 3 gulung! Langsung ready!”
    • Akhiri dengan teks: “Mau lihat demonya? Komentar ‘INFO’”

📈 Tips Biar Video Kamu Tayang Banyak:

  • Gunakan hashtag: #kasirtoko #usahakecil #tokokelontong #jualan #sistemkasir
  • Posting jam-jam aktif: Pagi (08.00–09.00), Siang (12.00–13.00), Malam (19.00–21.00)
  • Bikin teks besar & jelas: “CUMA 175RIBU!” atau “CETAK STRUK SENDIRI”
  • Balas komentar dengan video agar engagement naik

💬 Testimoni Nyata:

“Baru upload 2 kali, langsung ada yang DM minta WA. Hari itu juga langsung closing sistem online gold!” – Riko (Sales freelance, 20 tahun)


Jangan remehkan kekuatan 15 detik. Satu video Reels atau TikTok yang menarik bisa menjangkau ratusan hingga ribuan orang. Apalagi jika kamu konsisten dan tahu cara mengarahkan mereka ke WhatsApp atau link demo. Gunakan tren untuk keuntunganmu, dan buktikan kalau kamu juga bisa closing dari konten ringan tapi mengena!


Kunjungi Warung atau Toko Sekitar, Demo & Langsung Closing

Kunjungi Warung atau Toko Sekitar, Demo & Langsung Closing

Jika kamu tinggal di lingkungan yang ramai atau dekat dengan area perdagangan, kamu punya potensi penghasilan yang sangat besar. Banyak pemilik warung, toko kelontong, kios pulsa, bahkan depot air, masih menjalankan usahanya secara manual. Mereka belum tahu bahwa ada sistem yang bisa membantu mereka mencatat transaksi, mencetak struk, dan mengatur stok secara otomatis. Dan di sinilah peluangmu!


✅ Langkah-Langkah Jualan Offline dengan Demo:

1. Siapkan Brosur & HP yang Sudah Terinstal Aplikasi

  • Cetak brosur sederhana atau siapkan di HP (PDF).
  • Install aplikasi sistem grosir (versi demo) di HP kamu.
  • Pastikan kamu bisa menjelaskan fitur-fitur dasar: input barang, transaksi, cetak struk, laporan.

2. Datang dengan Pendekatan Santai

  • Jangan langsung jualan. Mulailah dengan obrolan ringan.
  • Contoh: “Bu, selama ini nyatat belanjaan gimana ya? Manual tulis tangan atau udah pake aplikasi?”

3. Tawarkan Demo Singkat di Tempat

  • Langsung buka aplikasi dan tunjukkan fitur kasir dan cetak struk.
  • Tunjukkan seberapa mudah mereka bisa input barang dan transaksi.

4. Buat Penawaran yang Tak Bisa Ditolak

  • Contoh: “Kalau Ibu ambil yang versi offline, bisa selamanya tanpa langganan, bonus printer thermal, bisa cetak struk kayak minimarket.”
  • Tawarkan juga sistem online jika mereka punya anak/kerabat yang bisa bantu pegang HP atau laptop.

💸 Contoh Penghasilan:

  • Closing 1 produk offline silver (Rp945.000) bisa menghasilkan komisi Rp200.000–Rp300.000 tergantung skema.
  • Jika dalam 1 minggu kamu mengunjungi 10 toko, dan hanya 3 yang deal, itu sudah bisa menghasilkan lebih dari Rp600.000 dalam 1 minggu.

💡 Tips Penting:

  • Bawa printer thermal kecil (kalau ada) agar bisa demo langsung cetak struk.
  • Tunjukkan testimoni pengguna lain yang sudah sukses pakai.
  • Jika belum closing saat itu juga, tinggalkan nomor WhatsApp dan foto tampilan aplikasi. Banyak yang akan berpikir dulu dan menghubungi belakangan.

📍 Target Tempat Kunjungan yang Direkomendasikan:

  • Warung sembako
  • Toko kelontong
  • Depot air isi ulang
  • Konter pulsa
  • Toko alat tulis, toko bangunan kecil
  • Warteg, penjual sayur rumahan

KStrategi ini sangat cocok bagi kamu yang aktif di lapangan. Kamu bisa menggunakan pendekatan persuasif dan demo langsung untuk meningkatkan potensi closing. Hanya bermodal HP, semangat, dan sedikit keberanian, kamu bisa dapat penghasilan besar dari lingkungan sekitarmu.


Broadcast via WhatsApp & Status, Laris dalam 3 Hari

Broadcast via WhatsApp & Status, Laris dalam 3 Hari

Banyak orang belum sadar bahwa potensi penghasilan besar bisa dimulai dari aplikasi yang mereka gunakan setiap hari: WhatsApp. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa menjual software grosir bahkan tanpa perlu bicara panjang lebar. Hanya butuh kepercayaan diri, pesan yang tepat, dan niat untuk mulai.

🔥 Kenapa WhatsApp?

Karena semua orang pakai WhatsApp — dari pemilik warung, pedagang kaki lima, sampai supplier. Dengan pendekatan yang tidak mengganggu, kamu bisa mengubah status dan chat pribadi jadi mesin penghasil closing.


✅ Langkah-langkah Jitu:

  1. Kumpulkan Kontak Potensial
    • Ambil dari grup alumni, grup RT, komunitas, atau nomor-nomor yang kamu pernah simpan.
    • Fokus ke kontak yang punya usaha kecil atau sedang merintis bisnis.
  2. Buat Broadcast List
    • Pisahkan kontak berdasarkan karakteristiknya. Misal: “Grup Dagang”, “Teman Dekat”, atau “Pelanggan Potensial”.
    • Kirimkan pesan yang personal, bukan template hard-selling.
  3. Tulis Pesan yang Menarik
    Contoh: “Baru luncur sistem kasir toko harga ekonomis! Gak nyampe 200 ribu udah dapet fitur stok, struk, & login karyawan 😍 Mau lihat demonya? Balas yaa!”
  4. Update Status WhatsApp Setiap Hari
    • Gunakan gambar: testimoni, hasil cetak struk, tampilan aplikasi.
    • Gunakan teks pendek: “Toko deket rumah udah pakai, kamu kapan?” atau “Yang belum punya sistem kasir, WA saya sekarang yaa…”
  5. Responsif & Jangan Memaksa
    • Jangan panik jika belum dibalas. Biasanya mereka diam-diam mengamati.
    • Siapkan jawaban singkat: harga, cara order, demo video.

🎯 Hasil Dalam 3 Hari?

Beberapa freelancer kami sudah membuktikan:

  • Hari ke-1: Broadcast & status ➜ 2 orang tertarik
  • Hari ke-2: Chat follow-up ➜ 1 closing produk silver
  • Hari ke-3: Satu lagi closing setelah lihat demo

Dengan sistem komisi yang progresif, 1 closing produk online bisa jadi Rp50.000 – Rp150.000, dan produk offline bisa lebih besar.


💡 Tips Tambahan

  • Jangan malu untuk mengulang broadcast seminggu sekali.
  • Gunakan nama asli dan foto profil yang meyakinkan.
  • Manfaatkan jam prime-time: jam 08.00–09.00 pagi dan 19.00–21.00 malam.

WhatsApp bukan sekadar alat komunikasi. Bagi yang serius, ia bisa jadi mesin penghasil uang harian. Mulailah dari kontak yang sudah kamu punya, dan buktikan sendiri potensi penghasilanmu — bahkan tanpa keluar rumah.

Linux Command di Terminal

15 Perintah Sakti di Terminal

Eh, belum ikutan kelas linux pro jadi master administrator? Kuasai teknik 15 ini untuk bisa mengenal lebih jauh. Yuk!

  1. cp – Copy file atau folder
    Digunakan untuk menyalin file dari satu lokasi ke lokasi lain.
    Contoh:
    cp file.txt /home/user/
  2. mv – Memindahkan atau merename file/folder
    Bisa digunakan untuk memindahkan file atau mengganti nama file.
    Contoh rename:
    mv oldname.txt newname.txt
  3. rm – Menghapus file
    Menghapus file dari sistem. Hati-hati, tidak masuk Recycle Bin.
    Contoh:
    rm file.txt
  4. rm -r – Menghapus folder secara rekursif
    Menghapus direktori beserta seluruh isinya.
    Contoh:
    rm -r folderku
  5. mkdir – Membuat direktori baru
    Digunakan untuk membuat folder/direktori baru.
    Contoh:
    mkdir proyekku
  6. touch – Membuat file kosong baru
    Berguna untuk membuat file baru dengan cepat.
    Contoh:
    touch catatan.txt
  7. ls – Melihat isi folder
    Menampilkan daftar file dan folder dalam direktori saat ini.
    Contoh:
    ls
    Untuk tampilan lengkap dengan detail:
    ls -l
  8. cd – Masuk ke dalam direktori
    Digunakan untuk berpindah ke direktori lain.
    Contoh:
    cd Documents
  9. pwd – Menampilkan path direktori saat ini
    Berguna untuk mengetahui posisi kita di dalam sistem file.
    Contoh:
    pwd
  10. cat – Menampilkan isi file
    Cocok untuk melihat isi file teks langsung di terminal.
    Contoh:
    cat file.txt
  11. nano – Mengedit file teks di terminal
    Text editor ringan dalam terminal.
    Contoh:
    nano config.txt
  12. chmod – Mengubah permission file atau folder
    Untuk memberikan akses baca/tulis/eksekusi.
    Contoh:
    chmod +x script.sh
  13. chown – Mengubah kepemilikan file atau folder
    Digunakan untuk mengganti user atau grup pemilik.
    Contoh:
    chown user:user file.txt
  14. find – Mencari file berdasarkan nama atau pola
    Berguna untuk menemukan file di seluruh sistem.
    Contoh:
    find /home -name "*.pdf"
  15. df -h – Melihat kapasitas hard disk
    Menampilkan penggunaan disk secara ringkas dan mudah dibaca.
    Contoh:
    df -h

Perintah-perintah ini sangat krusial bagi siapa saja yang ingin menguasai dasar penggunaan Ubuntu, atau Debian Linux secara umum. Bahkan jika kamu bekerja sebagai developer, sysadmin, atau teknisi jaringan, menguasai 15 perintah ini akan membuat kerja kamu jauh lebih efisien dan profesional.

apache-server

Localhost System Tunggal Dan Permission Terkait

Bayangin aja kita udah ada server live (di XAMPP/LAMPP) baca folder sistemkeren/public sebagai root web, tapi belum setel bagian VirtualHost atau ubah DocumentRoot langsung.


✅ Cara Ganti DocumentRoot Langsung (Global)

🔧 1. Edit file Apache config:

sudo nano /opt/lampp/etc/httpd.conf

🔍 2. Cari baris ini:

DocumentRoot "/opt/lampp/htdocs"
<Directory "/opt/lampp/htdocs">

✏️ 3. Ganti jadi:

DocumentRoot "/opt/lampp/htdocs/sistemkeren/public"
<Directory "/opt/lampp/htdocs/sistemkeren/public">
    Options Indexes FollowSymLinks ExecCGI Includes
    AllowOverride All
    Require all granted
</Directory>

💾 4. Simpan & Restart Apache:

sudo /opt/lampp/lampp restart

🌐 5. Akses di browser:

http://localhost/

Akan langsung masuk ke /sistemkeren/public


Udah bisa kan? Nah tapi ada kalanya linux minta permission file dan folder untuk writeable access. Kita atasi dulu dengan cara :


🔧 Ubah Permission Folder & File

Misal folder nya tuh di sini:

/opt/lampp/htdocs/sistemkeren/

Jalankan:

sudo chmod -R 755 /opt/lampp/htdocs/sistemkeren/

Kalau folder itu butuh Apache bisa nulis (buat upload, simpan cache, dll):

sudo chmod -R 775 /opt/lampp/htdocs/sistemkeren/
sudo chown -R daemon:daemon /opt/lampp/htdocs/sistemkeren/

daemon adalah user default Apache di LAMPP/XAMPP Linux.


Udah keren kan? Sip deh.