Ini cheatsheet 10 perintah Docker paling vital yang sering dipakai sehari-hari. Formatnya sudah dibuat rapi, padat, dan to the point biar gampang dipakai di server saat ini!
Cheatsheet Perintah Utama Docker
1. docker run — Menjalankan Container Baru
Digunakan untuk mengunduh image (jika belum ada) dan langsung menjalankannya sebagai container.
Bash
docker run -d -p 8080:80 --name web-test nginx
Penjelasan: Menjalankan container Nginx di latar belakang (-d), memberi nama web-test, dan meneruskan port 8080 laptop ke port 80 container.
2. docker ps — Melihat Container yang Sedang Berjalan
Menampilkan daftar container yang aktif beserta ID, status, dan alokasi port-nya.
Bash
docker ps -a
Penjelasan: Opsi -a (all) digunakan agar container yang statusnya terhenti (stopped) juga ikut tampil.
3. docker stop & docker start — Menghentikan dan Menyalakan Container
Digunakan untuk mengontrol status container yang sudah ada tanpa menghapus datanya.
Bash
docker stop web-test
docker start web-test
Penjelasan:stop mematikan proses container secara aman, sedangkan start menjalankannya kembali.
4. docker exec — Masuk ke Dalam Terminal Container
Menjalankan perintah di dalam container yang sedang aktif, mirip seperti SSH.
Bash
docker exec -it web-test bash
Penjelasan: Parameter -it membuka terminal interaktif untuk masuk ke dalam containerweb-test.
5. docker logs — Melihat Log / Output Aplikasi
Digunakan untuk debugging atau mengecek eror pada aplikasi yang berjalan di dalam container.
Bash
docker logs -f web-test
Penjelasan: Flag -f (follow) akan menampilkan log secara real-time (mirip tail -f).
6. docker build — Membuat Image dari Dockerfile
Mengompilasi Dockerfile di direktori lokal menjadi sebuah Docker Image siap pakai.
Bash
docker build -t app-saya:v1 .
Penjelasan: Opsi -t memberi nama/tag pada image (app-saya:v1), dan titik . menandakan lokasi Dockerfile ada di folder saat ini.
7. docker images — Melihat Daftar Image di Komputer
Menampilkan seluruh image yang tersimpan di penyimpanan lokal beserta ukurannya.
Bash
docker images
Penjelasan: Berguna untuk mengecek versi image yang tersedia atau melihat seberapa banyak kapasitas disk yang terpakai.
8. docker rm & docker rmi — Menghapus Container dan Image
Digunakan untuk membersihkan container atau image spesifik yang sudah tidak terpakai.
Bash
docker rm web-test
docker rmi nginx
Penjelasan:rm menghapus container (harus dihentikan dulu), sedangkan rmi menghapus Docker Image.
9. docker system prune — Bersih-Bersih Sampah Docker
Perintah sapu bersih untuk menghapus seluruh container mati, network tak terpakai, dan cache build sekaligus.
Bash
docker system prune -a --volumes
Penjelasan: Sangat ampuh menghemat ruang disk dan RAM. Flag -a menghapus image yang tidak terikat container, dan --volumes membersihkan volume kosong.
10. docker compose up — Menjalankan Multi-Container
Menyalakan seluruh layanan (service) yang didefinisikan di dalam file docker-compose.yml hanya dengan satu perintah.
Bash
docker compose up -d
Penjelasan: Flag -d membuat seluruh ekosistem aplikasi (misal: App + Database + Redis) berjalan bersamaan di latar belakang.
Ada kesulitan handling server dan deployment di server? Konsultasi 1 on 1 langsung bersama tim ahli disini!
Konsultasi via Whatsapp